Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, Nostalgia Trio DKI dalam Warna Baru

0
45
Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part 1

BanjarbaruWeb.com – Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 menceritakan tentang karakter Dono (Abimana Aryasatya), Kasino (Vino G. Bastian), dan Indro (Tora Sudiro) yang mengadu nasib di Jakarta untuk mengejar cita-cita menjadi perwira di sebuah institusi swasta.

Tingkah konyol dan lucu mereka bertiga ternyata banyak menimbulkan persoalan bagi karyawan lain dan bos mereka, meski mereka sangat antusias dalam melayani masyarakat.

Film yang rilis pada tanggal 8 September 2016 ini disutradarai oleh Anggy Umbara dan digarap oleh rumah produksi Falcon Pictures.

Usaha Melestarikan Warkop DKI Lewat Remake Film

Film berdurasi 135 menit yang turut diproduseri oleh Indro Warkop ini berangkat dari ide menghidupkan kembali karakter Dono, Kasino, dan Indro yang telah mengakar dalam benak masyarakat. Mereka bertiga merupakan anggota grup lawak Warkop yang mengenyam masa kejayaan dari tahun 1979 sampai 1994 lewat film komedi berjudul Gengsi Dong, Bebas Aturan Main, Depan Bisa dan Belakang Bisa.

Pada saat liburan, film-film tersebut masih sering diputar di stasiun-stasiun televisi swasta. Aksi kocak mereka yang masih menghibur meski kedua anggotanya yaitu Kasino dan Dono telah tiada, membuat beberapa pihak berpikir untuk membuat remake-nya.

Ulasan Singkat Film

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 berangkat dari kisah yang dibuat ulang dari film CHIPS ( Cara Hebat Ikut-ikutan Penanggulangan Sosial) yang diproduksi pada tahun 1982. Film ini dibuka dengan munculnya Indro sebagai pembaca berita, seperti dalam film Setan Kredit. Kemudian adegan trio DKI menaiki motor di jalanan Jakarta seperti film CHIPS aslinya, yang mungkin dimaksudkan untuk membandingkan kondisi ibu kota di tahun 80-an dengan saat ini.

Di adegan ini, Anda akan menikmati musik pengiring khas Warkop DKI yang diolah kembali dengan lebih catchy. Selanjutnya cerita berkisar antara trio DKI dengan atasannya yang diperankan oleh Ence Bagus. Tingkah, dan banyolan lucu mereka bertiga mewarnai sepanjang film.

Ketika menjalankan tugas, mereka dibantu oleh Sophie yang diperankan Hannah al Rasyid, anggota CHIPS pindahan dari Perancis. Adanya aktris cantik dalam lingkaran kehidupan trio DKI ini pasti akan mengingatkan Anda pada perempuan-perempuan cantik di film Warkop DKI pada masanya, seperti Meriam Bellina.

Cerita dalam film komedi ini cukup berkualitas dan tidak garing. Demikian juga dialog-dialog yang dilontarkan oleh ketiga pemainnya. Meski kadang terkesan memaksa dan tidak nyambung. Kelucuan yang ditunjukkan mereka dalam menangani beberapa kasus lumayan membuat penonton mengocok perut.

Contohnya ketika mereka terpaksa membayar ganti rugi sebanyak 8 milyar karena merusakkan acara pameran lukisan gara-gara mengejar jambret (Arie Kriting). Dalam seminggu, mereka harus membayarnya jika tidak ingin CHIPS dibubarkan dan mereka masuk penjara. 

Dari segi penampilan pemain, peran Abimana sebagai Dono lah yang terlihat paling total. Mulai dari tampilan fisik dengan gigi tonggosnya, gaya rambut, perut buncit, hingga dialek khas Dono dibawakannya secara sempurna. Vino G. Bastian juga tampil apik sebagai Kasino, meski dalam beberapa adegan ia gagal meniru logat khas sang legenda. Sementara Tora Sudiro kurang menonjol menjadi Indro, walaupun aksinya cukup kocak seperti perannya yang sudah-sudah.

Secara keseluruhan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 sudah bisa dikatakan berhasil menghibur penonton, sekaligus membawa penggemar Warkop DKI ke dalam nostalgia. Film yang menelan biaya produksi mencapai Rp20 juta ini pantas diacungi jempol. Sayangnya, film ini tidak menuntaskan akhir cerita. Sekuel dari film ini nantinya diharapkan akan menjadi jawaban dari kekurangan yang ditinggalkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here