Museum Macan Jakarta, Museum Paling Instagramable di Indonesia

0
15
Website Museum Macan Jakarta (www.museummacan.org)

BanjarbaruWeb.com – Pernah mendengar nama Museum Macan Jakarta? Jangan hanya mendengar saja, Anda wajib mengunjunginya ketika libur ke Jakarta. Tempat ini cocok untuk Anda yang sedang bingung untuk menghabiskan waktu liburan di mana. Tapi, di tempat ini Anda tidak akan menemukan macan, Museum Macam hanya sebuah nama saja. Sedangkan, tema dari tempat ini adalah Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Penasaran apa saja fakta menariknya? Simak penjelasannya di bawah ini:

1.      Ratusan koleksi dipamerkan secara berkala

Sebelum hadirnya Museum Macan, di Indonesia hampir tidak ada yang sepenuhnya mendedikasikan museumnya untuk sebuah karya seni kontemporer dan modern. Uniknya lagi, meski Anda sudah sering datang ke sini, belum tentu pada kesempatan selanjutnya Anda melihat karya seni yang sama. Di Museum Macan selalu ada saja hal yang baru, sehingga pengunjung yang datang tidak akan merasa bosan.

 

View this post on Instagram

 

Salah satu pengaruh kebebasan berekspresi untuk perupa adalah eksplorasi personal. . Setelah Reformasi, #STeddyD mengeksplorasi berbagai materi dalam berkarya, seperti “Penjagaan Kepala” (1988) (dalam gambar) yang menggunakan medium kaca. . Tengok langsung karya ini di pameran “Dunia dalam Berita” (1 Mei – 21 Juli 2019). Dapatkan tiket di loket museum atau online www.museummacan.org/tickets! —— The newfound freedom of expression in post-Reformation Indonesia provided room for personal exploration among artists. . S. Teddy D. explored different materials in his works, as seen on the pictured “Penjagaan Kepala” (1998), which uses glass as the main medium. . See the work yourself in the exhibition of “Dunia dalam Berita” (1 May – 21 July 2019). Get your tickets on the spot or online at www.museummacan.org/tickets!

A post shared by Museum MACAN (@museummacan) on

2.      Semua Karya Seni di Museum Macan Adalah Koleksi Sang Pemilik

Ratusan karya seni yang dipamerkan di Museum Macan ternyata merupakan koleksi sang pemilik. Museum tersebut diproklamirkan oleh seorang Presiden Direktur, PT. AKR Coprorindo, Tbk, Haryanto Adikoesoemo. Beliau bukanlah seorang yang bergerak dalam bidang seni, melainkan seorang kolektor seni selama lebih dari 25 tahun. Beliau memiliki sekitar 800 karya seni baik modern maupun kontemporer dari berbagai belahan dunia.

Haryanto Adikoesoemo, Museum Macan Jakarta
Haryanto Adikoesoemo, pemilik Museum Macan (Sumber Foto : www.akr.co.id)

3.      Terdapat Ruangan yang Dapat Membuat Anak Betah Berjam-Jam

Museum Macan Jakarta tidak akan membuat anak-anak jenuh. Jadi, Anda bisa mengajak keluarga tercinta untuk berkunjung ke tempat tersebut. Anak-anak dijamin tidak akan bosan berada di sini. Terdapat berbagai fasilitas menarik yang sengaja disediakan untuk anak-anak. Salah satunya adalah ruang seni anak. Ruangan tersebut dinamai dengan Floating Garden.

4.      Terdapat Spot yang Instagramable

Anda pemburu spot instagramable? Di tempat tersebut terdapat sebuah spot yang sangat menarik. Yaitu sebuah ruangan yang disebut Infinity Mirrored Room, sebuah karya seni dari Yayoi Musama, tahun 2014, yaitu seorang seniman asal Jepang.

Karya seni tersebut merupakan sebuah ruangan kubus yang dihiasi dengan lampu warna-warni. Pengunjung yang datang akan merasa seperti berada di dalam lampu yang dipenuhi dengan dimensi warna tanpa batas, karena ruangan dilapisi dengan cermin sehingga cahaya yang terpantul seakan tidak ada ujungnya.

5.      Selalu Menyelenggarakan Event Seru

Di dalam Museum Macan tidak hanya terdapat pajangan-pajangan saja. Selain lukisan, ada banyak event dan program menarik yang bisa kita ikuti. Beberapa di antaranya seperti:

  • Video pertunjukan seni oleh Armaiani
  • Pertunjukan karya Sonic Blossom dan Our Labyrinth
  • The Mending Project
  • The Letter Writing Project
  • The Dining Project
  • Pembacaan karya seni, One Million Years
  • Pertunjukan Guernica in Sand

 

View this post on Instagram

 

📣 PENGUMUMAN 📣 Pertama di Asia Tenggara! Museum MACAN menghadirkan pameran “Xu Bing: Thought and Method” . Xu Bing: Thought and Method 31 Agustus 2019 – 12 Januari 2020 Info lanjut: www.museummacan.org Pameran ini adalah hasil kerja sama antara UCCA Center for Contemporary Art dan Museum MACAN. —— 📣 JUST ANNOUNCED 📣 FIRST IN SOUTH EAST ASIA! Museum MACAN proudly presents a major solo exhibition “Xu Bing: Thought and Method” . Xu Bing: Thought and Method 31 August 2019 – 12 January 2020 More info on www.museummacan.org The exhibition is a collaboration between UCCA Center for Contemporary Art and Museum MACAN . Image: Xu Bing. “Honor and Splendor” (2004). 660,000 “Wealth” brand cigarettes, spray adhesive, cardboard. Approx. 900 × 700 cm. Yuz Foundation Collection. Courtesy UCCA #MuseumMACAN #XuBingatMACAN #XuBing

A post shared by Museum MACAN (@museummacan) on

Agar Anda tidak ketinggalan event-event mereka, pantau terus media sosialnya.

6.      Pameran Karya Seni Dari Pasir dan Semut

Ada suatu hal yang unik dan hanya bisa Anda temukan di Museum Macan. Yaitu karya seni yang terbuat dari pasir yang disusun menyerupai bendera-bendera negara anggota ASEAN+3. Tidak hanya itu, pasir tersebut diisi oleh sekitar 5000 semut Odontomachus Similimus hidup yang selalu senantiasa berkeliaran dan tidak henti-hentinya membuat terowongan di dalam pasir tersebut. Karya seni luar biasa ini disusun oleh seniman asal Jepang, Yukinori Yanagi.

 

View this post on Instagram

 

Tahukan Anda bahwa karya “ASEAN 3+” merupakan instalasi eksklusif yang dibuat oleh seniman asal Jepang, Yukinori Yanagi, untuk pameran ‘Art Turns. World Turns’! Menggunakan ribuan semut lokal, karya ini berevolusi secara lamban tapi pasti! . Bagaimana Anda melihat karya ini? Nikmati “ASEAN 3+” secara langsung sebelum pamerannya berakhir tanggal 18 Maret, dan tulis pendapat kalian di sini! ———— Did you know that this site-specific artwork is exclusively ensembled by Japanese artist, Yukinori Yanagi for ‘Art Turns. World Turns’! Using thousands of local ants, this piece is slow but steadily evolving! . How do you see this installation? Come experience “ASEAN 3+” by yourself before the exhibition ends on March 18, and tell us what you think about it! #MuseumMACAN #YukinoriYanagi #ArtTurnsWorldTurns

A post shared by Museum MACAN (@museummacan) on

7.      Terdapat Tempat Nongkrong dengan View Keren

Setelah berkeliling di museum, Anda bisa melepas lelah dengan duduk-duduk santai dan beristirahat sejenak di sebuah coffee shop. Tempat tersebut berseberangan dengan infinity mirrored room. Coffee shop tersebut dikelilingi oleh dinding kaca dengan pemandangan kota Jakarta yang indah.

8.      Tempat Souvenir Menarik: Museum Macan Shop

Anda bisa membeli oleh-oleh setelah berkeliling di tempat tersebut. Singahlah ke Museum Macan Shop untuk membeli buah tangan. Terdapat pernak-pernik menarik dan unik, mulai dari buku bacaan, gantungan kunci, aneka aksesoris, tas jinjing dan masih banyak lagi. Semua barang-barang yang dijual sangat keren dan memiliki nilai estetika tinggi.

 

View this post on Instagram

 

Acara Museum MACAN Shop x Footurama: Tribute to Kebon Jeruk tadi malam sukses! Semua yang datang menikmati rangkaian musik, makanan & minuman yang disajikan, dan tentunya koleksi baru seri #KebonJeruk. . Terima kasih untuk @prostbeer dan @eatlahjkt atas dukungan dalam acara ini. Juga untuk @oomleo dan @diskoria.selekta atas penampilan yang menghibur! . Dapatkan koleksi Kebon Jeruk hasil kolaborasi Museum MACAN Shop & Footurama hanya di Toko Museum! ——— The Museum MACAN Shop x Footurama: Tribute to Kebon Jeruk launch party was a success! Guests enjoyed good music, food & drinks, and of course the brand new #KebonJeruk collection! . We’d like to thank @prostbeer and @eatlahjkt for supporting us. Also, to @oomleo and @diskoria.selekta for the awesome performances! . Get the Kebon Jeruk collection by Museum Macan Shop & Footurama exclusively at the Museum Shop! #MuseumMACAN #MuseumMACANShopxFooturama

A post shared by Museum MACAN (@museummacan) on

Demikian ulasan seputar Museum Macan Jakarta. Sebelum berkunjung, ketahui terlebih dahulu jam operasionalnya. Untuk tiket masuk, relatif murah. Tiket ditawarkan dengan harga yang berbeda, disesuaikan dengan usia. Kalian bisa cek di website Museum Macan dan instagram @museummacan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here