Batman Vs Superman: Dawn of Justice, Pertemuan Dua Superhero dalam Duel Hidup-Mati

0
30
Batman Vs Superman Dawn of Justice
nerdist.com

BanjarbaruWeb.com – Tindakan Supeman alias Clark Kent yang diperankan oleh Henry Cavill memporak-porandakan Gotham City membuat Batman alias Bruce Wayne (Ben Affleck) berang. Aksi heroik Superman menewaskan banyak orang di kota tempat tinggal Batman ini termasuk orang kepercayaannya, Jack. Latar belakang peristiwa ini menjadi pembuka Batman  Vs Superman: Dawn of Justice.

Perbuatan Superman dianggap mementingkan diri sendiri karena mengorbankan orang lain dalam membinasakan musuhnya. Hal ini kemudian memicu permusuhan di antara keduanya. Batman pun berusaha menghancurkan Superman melalui berbagai cara. Setelah menyelidiki, akhirnya Batman menemukan kelemahan si manusia besi yaitu Kryptonite.

Sayangnya, tidak mudah mendapatkan batu krypton yang bisa menghilangkan kekuatan Superman tersebut. Benda ini ditemukan oleh Lex Luthor (Jesse Eisenberg) dari kota Metropolis yang juga berambisi melenyapkan Superman. Mengetahui hal ini Luthor menyusun rencana agar Batman segera melancarkan serangan untuk melawan Superman dalam duel hidup mati.

Film garapan sutradara Zack Snyder ini tak hanya menampilkan tayangan pertarungan dengan genre action-fantasy, melainkan upaya pencarian jati diri kedua superhero tersebut. Perbedaan latar belakang membuat Wayne dan Kent juga berbeda dalam mengambil keputusan ketika berhadapan dengan duel hidup-mati itu.

Kent yang diasuh oleh orang tua angkat memiliki sifat ingin mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan orang lain, terutama sang kekasih Lois Lane (Amy Adams). Sementara Wayne yang yatim piatu digambarkan memiliki sifat penuh amarah dan cepat bertindak jika menghadapi ketidakadilan. Kent menginginkan hidup seperti orang biasa yang dapat menjaga orang-orang di sekitarnya. Tetapi tekanan publik dan pemerintah mendorongnya untuk menjadi pahlawan super.

Selain menampilkan aksi kejar-kejaran dan pertempuran di Gotham City, penonton juga akan terhibur dengan adegan romantis antara Kent dan Lois dalam film berdurasi 153 menit ini. Dari segi performa pemain, Henry Cavill dan Amy Adams terlihat memiliki chemistry yang terbangun kuat. Sementara Ben Affleck dalam perannya sebagai Batman, dinilai banyak pengamat tak sebaik pemeran Batman dalam film triloginya, Christopher Nolan.

Jesse Eisenberg sebagai pemeran Lex Luthor dipandang sangat terampil dalam mengeluarkan sisi psikopat Luthor. Namun akting jempolan ini tak sepenuhnya didukung oleh plot dan dialog yang disajikan.

Sosok Wonder Woman yang diperankan oleh aktris Israel Gal Gadot juga muncul dalam film Batman Vs Superman: Dawn of Justice ini. Diana Prince alias Wonder Woman muncul dalam porsi yang berimbang dan tidak diada-adakan dalam film ini.

Meski bergenre action dengan kisah petualangan pahlawan super, Batman Vs Superman: Dawn of Justice ternyata bukan tontonan yang tepat untuk remaja dan anak-anak. Di Indonesia, film ini dikategorikan sebagai film dengan rating 17+ atau untuk usia di atas 17 tahun.

Film Batman Vs Superman: Dawn of Justice ini menorehkan prestasi mencengangkan, mengingat komentar tak terlalu baik dari kritikus film terhadapnya. NME (30/3/2016) merilis laporan yang menyebutkan film ini memperoleh 424 milyar dollar dalam pemutaran perdananya di seluruh dunia. Angka ini berhasil menggeser Star Wars: The Force Awakens dan Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2.

Menelan biaya produksi lebih dari 250 juta dollar, film ini ternyata mampu meraup untung berkali-kali lipat hingga merajai Box Office Amerika. Untungnya, apa yang dikatakan media dan pengamat terhadap film Batman Vs Superman: Dawn of Justice ini tidak berbanding lurus dengan animo penggemar superhero DC dalam film ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here